Operasi Ketupat Rinjani 2025, Polisi Kawal Senggigi dan Sekitarnya
Lombok Barat, NTB – Kepolisian Resor (Polres) Lombok Barat terus meningkatkan langkah-langkah preventif untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) menjelang pelaksanaan Operasi Ketupat Rinjani 2025. Salah satu upaya yang gencar dilakukan adalah melalui patroli rutin di berbagai wilayah rawan, termasuk kawasan wisata Senggigi, Batulayar.
Kepala Pos Pengamanan (Ka Pos Pam) Batulayar, Iptu Syahrul Wahidin, menjelaskan bahwa kegiatan patroli ini merupakan bagian dari persiapan dan komitmen Polres Lombok Barat dalam menciptakan suasana kondusif menjelang dan selama perayaan Idul Fitri 1446 Hijriah yang diperkirakan jatuh pada tahun 2025.
Patroli Malam Antisipasi Tindak Pidana di Kawasan Senggigi
Pada hari Rabu, 2 Maret 2024, sekitar pukul 23.45 WITA hingga selesai, personel dari Pospam Batulayar melaksanakan patroli intensif di kawasan perumahan Senggigi. Kegiatan ini melibatkan lima anggota kepolisian yang bergerak secara mobile untuk mengantisipasi berbagai potensi tindak pidana, khususnya yang dikenal dengan istilah 3C (Curat, Curas, dan Curanmor), yang dapat mengganggu ketenangan dan keamanan masyarakat.
“Kami melaksanakan patroli secara rutin, terutama pada jam-jam rawan seperti malam hari, di kawasan perumahan Senggigi,” ujar Iptu Syahrul Wahidin saat ditemui di kantornya, Kamis (3/4/2025). “Tujuan utama dari patroli ini adalah untuk mencegah terjadinya tindak pidana seperti pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan, dan pencurian kendaraan bermotor, yang seringkali meningkat menjelang hari raya.”
Lebih lanjut, Iptu Syahrul Wahidin menambahkan bahwa kawasan Senggigi, sebagai salah satu destinasi wisata utama di Lombok Barat, memiliki potensi kerawanan tersendiri. Keberadaan wisatawan dan aktivitas ekonomi yang tinggi memerlukan perhatian khusus dari pihak kepolisian untuk memastikan keamanan dan kenyamanan bagi semua pihak.
Sasar Perumahan Padat Penduduk untuk Cegah Kerawanan
Selain menyasar kawasan perumahan elite di Senggigi, patroli yang dilakukan oleh Pospam Batulayar juga menyentuh wilayah perumahan padat penduduk di sekitar Senggigi. Langkah ini diambil sebagai upaya proaktif untuk mengidentifikasi dan mencegah potensi kerawanan yang mungkin timbul di lingkungan masyarakat yang lebih padat.
“Kami tidak hanya fokus pada kawasan wisata atau perumahan tertentu, tetapi juga menyisir perumahan padat penduduk di Senggigi,” kata Iptu Syahrul Wahidin. “Tujuannya adalah untuk menciptakan rasa aman bagi seluruh masyarakat Batulayar dan mencegah terjadinya gangguan kamtibmas di berbagai lapisan masyarakat.”
Menurutnya, kehadiran polisi di tengah-tengah masyarakat, terutama pada malam hari, memiliki efek psikologis yang positif dalam mencegah niat pelaku kejahatan. Selain itu, patroli juga memungkinkan petugas untuk berinteraksi langsung dengan masyarakat, mendengarkan keluhan dan masukan, serta memberikan imbauan terkait keamanan.